Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) SMP dan SMA Khadijah Boarding School kembali menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai gerbang awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan pendidikan, budaya pesantren, serta sistem pembelajaran yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan. Kegiatan MPLS dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin, 20 Juli hingga Jumat, 24 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai materi yang dirancang secara komprehensif untuk membangun karakter, memperkuat wawasan akademik, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta membentuk kesiapan peserta didik dalam mengikuti kehidupan di boarding school. Sebagai lembaga pendidikan Islam modern, PPTQ SMP dan SMA Khadijah Boarding School mengintegrasikan kurikulum nasional, kurikulum diniyyah, serta program Tahfidzul Qur’an dengan proses pengasuhan berbasis keteladanan. Seluruh program pendidikan diarahkan untuk mewujudkan visi sekolah, yaitu melahirkan Generasi Hafidzah, Shalihah, Berakhlakul Karimah, dan Berwawasan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi.
Hari Pertama: Mengenal Lingkungan Sekolah, Guru, dan Budaya Akademik
Pelaksanaan MPLS diawali dengan Upacara Pembukaan yang berlangsung dengan khidmat sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan peserta didik baru di PPTQ SMP dan SMA Khadijah Boarding School. Setelah upacara pembukaan, peserta didik diperkenalkan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk awal membangun komunikasi yang harmonis antara siswa dengan seluruh civitas akademika.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai visi, misi, dan tujuan sekolah, sehingga peserta didik memahami arah pendidikan yang akan mereka tempuh. Selain itu, siswa juga mendapatkan pengenalan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai bahasa yang mendukung pembelajaran, komunikasi, dan pengembangan kompetensi global di lingkungan boarding school.
Hari Kedua: Menanamkan Karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Memasuki hari kedua, peserta didik memperoleh materi mengenai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pembentukan karakter positif, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat belajar sepanjang hayat. Materi berikutnya membahas Sosial Emosional, yang bertujuan membantu peserta didik memahami pentingnya mengelola emosi, membangun empati, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta menciptakan hubungan yang sehat dengan sesama.
Pada hari yang sama, peserta didik juga dikenalkan dengan kurikulum dan mata pelajaran yang akan dipelajari selama berada di SMP maupun SMA Khadijah Boarding School. Pengenalan ini memberikan gambaran mengenai proses pembelajaran yang memadukan akademik, pendidikan agama, dan program Tahfidz Al-Qur’an secara seimbang.
Hari Ketiga: Membangun Sekolah Aman melalui Edukasi Anti Bullying dan Bahaya Narkotika

Hari ketiga diisi dengan materi Anti Bullying sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Peserta didik diajak memahami pentingnya menghormati perbedaan, membangun sikap saling menghargai, serta menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama.
Selanjutnya, Polres Pesawaran memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Melalui kegiatan ini, peserta didik memperoleh edukasi mengenai dampak negatif narkoba terhadap kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial sehingga mereka memiliki kesadaran untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Materi ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas, serta mampu bertanggung jawab.
Hari Keempat: Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Putri
Pada hari keempat, peserta didik memperoleh materi mengenai Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Remaja Wanita yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Bernung. Materi ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi remaja, pentingnya menjaga kebersihan diri, pola hidup sehat, serta upaya pencegahan berbagai gangguan kesehatan sejak usia sekolah.
Melalui edukasi ini, peserta didik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai salah satu bekal untuk mendukung proses belajar dan aktivitas sehari-hari di lingkungan boarding school.
Hari Kelima: Mengenal Ekstrakurikuler dan Meneguhkan Komitmen Menjadi Siswa Berkarakter
Rangkaian MPLS ditutup dengan kegiatan Pengenalan dan Penampilan Ekstrakurikuler yang menampilkan berbagai program pengembangan minat dan bakat siswa. Beragam ekstrakurikuler diperkenalkan sebagai wadah untuk mengembangkan potensi peserta didik di bidang akademik, olahraga, seni, kepemimpinan, teknologi, maupun keterampilan lainnya. Sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan, seluruh peserta didik mengikuti Deklarasi Tata Tertib Sekolah sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kedisiplinan, akhlakul karimah, serta budaya positif selama menempuh pendidikan di PPTQ SMP dan SMA Khadijah Boarding School.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan Upacara Penutupan MPLS, yang menjadi simbol dimulainya perjalanan baru peserta didik sebagai bagian dari keluarga besar PPTQ SMP dan SMA Khadijah Boarding School.
MPLS Menjadi Pondasi Pendidikan Berbasis Akademik, Tahfidz, dan Pembentukan Karakter

MPLS bukan sekadar kegiatan orientasi bagi peserta didik baru, melainkan menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter, memperkuat motivasi belajar, serta mengenalkan budaya pendidikan yang diterapkan di lingkungan boarding school. Melalui perpaduan kurikulum nasional, kurikulum diniyyah, dan program Tahfidzul Qur’an, peserta didik dibimbing agar mampu berkembang secara intelektual, spiritual, emosional, dan sosial secara seimbang. Dengan dukungan tenaga pendidik profesional, sistem pengasuhan berbasis keteladanan, lingkungan belajar yang kondusif, serta berbagai program pengembangan diri, PPTQ SMP dan SMA Khadijah Boarding School terus berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam berkualitas yang mampu menjawab tantangan zaman.
Melalui penyelenggaraan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta tumbuh menjadi Generasi Hafidzah, Shalihah, Berakhlakul Karimah, dan Berwawasan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi yang siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.